Kamis, 14 Mei 2020

Oceanic Trench

Kau tahu,
Gemericik air itu
Menciptakan alur palung tak rata
Di relung hatiku.

______________
Aku tiba di ujung senja tatkala sebuah batu terjatuh tepat di ujung kakiku.
Tetiba aku merasa itu adalah sebuah pertanda darimu.
Entah aku yang terlalu rapuh hingga mudah sekali kau patahkan hanya dengan sekali lemparan batu yang meleset tak mengenai sasaran.
Ataukah kau sengaja memperlambat laju batu agar tak benar-benar melukaiku.
Hanya desingan.
Hanya bunyi tuk perlahan namun bisa menggoncangkan nuraniku.
Meluruhkan rasaku.
Berbaur dengan kemilau hamparan buih berwarna jingga
di hadapanku.

Serapuh itukah
Aku tanpamu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Luka di Sini

Patah hati terperih adalah saat kau abaikan segala rasaku. Luruh. Kau dekat namun tak lagi bisa kugapai. Diam dalam sinyal cinta yang ...