Sabtu, 16 Mei 2020

Kembara Dua Hati
Reni Sularsih-2018

Sebuah sungai kecil melintas
Di sebuah rumah mungil
Di bawah bukit menurun
Dipenuhi pepohonan nan rimbun.

Jika hendak singgah ke sana
Kau harus ekstra kuat menanjak
Jalannya cukup terjal berkelak-kelok
Penuh onak dan duri nan tajam

Lalu muncul lah
Sebuah anak sungai kedua
Memberi warna suka cita
Pada anak sungai pertama
Yang keruh tak berarti

Bertemulah keduanya
Di sebuah muara

Mengakhiri masa-masa cemas
Pengembaraannya.


Biarkan sungai-sungai penderitaan berlalu
Menemukan muara emas kebahagiaannya.

Ungaran, Maret 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Luka di Sini

Patah hati terperih adalah saat kau abaikan segala rasaku. Luruh. Kau dekat namun tak lagi bisa kugapai. Diam dalam sinyal cinta yang ...