Palung Hati
Reni Sularsih- Ungaran
Ada yang tak bisa kusembunyikan
Buih perlahan mengambangkan rasa kita
Hentakkan tarian ombak menirus tajam
laju hingga ke dada
Adakah nuranimu bicara?
Sepanjang jalanku adalah kamu
Sepanjang rasaku adalah kamu
Sepanjang doaku tetap kamu
Meski serpihan hatimu yang kau tamparkan ke wajahku.
Ungaran, 20-02 -2022
----------------
Tutup
Reni Sularsih- Ungaran
Maaf,
Telah terkunci keranda kebersamaan bernama
: empati.
Ungaran, 20-02-2022
----------------
Maka Begitulah
Reni Sularsih-Ungaran
Jadi begini,
Jika seekor ayam betina berkoar-koar terseok ke sana ke mari
mencari telur yang ditetaskannya pagi tadi
Lalu tetiba sepi
Berarti dia sudah berdandan penuh aroma nan rapi
di atas piring makan tersaji.
Mati.
Ungaran, 20-02-2022
------------------
ABCDEFGHILMNOPQRSTUVWCYZ
Reni Sularsih-Ungaran
Tuhan,
Izinkan aku agar lancar
mengeja Asma-Mu
dalam butiran tasbih cinta
Di titian malam dingin-Mu.
Agar dengan segenap kekuatan-Mu
Lebih fasih lidahku merapal doa
Di ujian kelas-kelas berikutnya.
Ungaran, 20-02-2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar